Assalamualaikum...Subhanallah..Allahuakbar..kagum n meremang bulu roma aku baca artikel neh..Sesungguhnya Allah Maha Kuasa...Keindahan dan Keunikkan Ciptaan Allah Tiada bandingannya..Maha suci Allah. Tak terbayangpun dek pemikiran akal kita yang pendek ni kan…Syukur sangat coz aku dilahirkan sebagai seorang muslim n masih dapat menikmati kehidupan duniawi yang bersifat sementara neh.termenung n berfikir sejenak aku bila baca artikel neh.timbul rasa keinsafan n kesyukuran kehadratnya..hope Kita sebagai muslim harus bersyukur sebab berada di jalan yang benar.”Mereka” terutama di barat kena buat kajian itu dan ini utk mencari kebenaran….itupun ada yg masih tidak mahu mengaku kekuasaan yang Maha Mencipta…x tau nak cita..hope korang dapat rasa pa yg aku rasa pas baca n tgk gmbr2 neh..jom tgk dan baca artikel neh..sharing is caring rite...(*_*)

“ Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan) ; yang ini tawar lagi segar dan yang lain masin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.” (Q.S Al Furqan:53)


















Jika anda seorang penyelam, maka anda harus mengunjungi Cenote Angelita, Mexico.


Disana ada sebuah gua. Jika anda menyelam sampai kedalaman 30 meter, airnya air segar (tawar), namun jika anda menyelam sampai kedalaman lebih dari 60 meter, airnya menjadi air asin, lalu anda dapat melihat sebuah “sungai” di dasarnya, lengkap dengan pohon dan daun daunan

















Pada suatu hari ketika sedang melakukan eksplorasi di bawah laut, pakar samudera yang juga penyelam terkemuka dari Peranchis, Jean Jacques Costeau (yang selalu muncul dalam Dicovery/ Nat Geo) tiba-tiba menemui beberapa kumpulan mata air tawar-segar yang sangat sedap rasanya kerana tidak bercampur/tidak melebur dengan air laut yang masin di sekelilingnya, seolah-olah ada dinding atau membran yang membatasi keduanya























Fenomena ganjil itu memeningkan Mr. Costeau dan mendorongnya untuk mencari penyebab terpisahnya air tawar dari air masin di tengah-tengah lautan. Ia mulai berfikir, jangan-jangan itu hanya halusinansi atau khalayan sewaktu menyelam. Waktu pun terus berlalu setelah kejadian tersebut, namun ia tak kunjung mendapatkan jawapan yang memuaskan tentang fenomena ganjil tersebut


Sampai pada suatu hari ia bertemu dengan seorang profesor Muslim, kemudian ia pun menceritakan fenomena ganjil itu.

Profesor itu teringat pada ayat Al Quran tentang bertemunya dua lautan ( surat Ar-Rahman ayat 19-20) yang sering diidentikkan dengan Terusan Suez .

Ayat itu berbunyi “Marajal bahraini yaltaqiyaan, bainahumaa barzakhun laa yabghiyaan.. .”

Ertinya: “Dia biarkan dua lautan bertemu, di antara keduanya ada batas yang tidak boleh ditembus.” Kemudian dibacakan surat Al Furqan ayat 53 di atas.

Terpesonalah Mr. Costeau mendengar ayat-ayat Al Qur’an itu, melebihi kekagumannya melihat keajaiban pemandangan yang pernah dilihatnya di lautan yang dalam


Benar-benar suatu mukjizat, berita tentang fenomena ganjil 14 abad yang silam akhirnya terbukti pada abad 20. Mr. Costeau pun berkata bahawa Al Qur’an memang sesungguhnya kitab suci yang berisi firman Allah, yang seluruh kandungannya mutlak benar. Dengan seketika dia pun memeluk Islam.


Bye Myspace Comments
p/s:sama2 la kita renungkan artikel neh..hope dapat petunjuk n pengajaran darinya..

0 ulasan:

Catat Ulasan

My mood today